Minggu, 02 Desember 2012

Membuat Dokumen Baru Microsoft word 2007

Membuat Dokumen Baru Microsoft word 2007- Naskah merupakan dokumen yang sangat berharga. Untuk itu, agar naskah tersebut dikatakan baik sudah barang tentu harus sesuai dengan ketentuanketentuan tertentu. Di dalam pembuatan dokumen perlu memerhatikan kaidah-kaidah penulisan yang baik dan benar sehingga dokumen Anda dapat layak dipertahankan di khalayak umum. Berikut adalah panduan penggunaan pengaturan pola-pola dalam penulisan yang baik dan benar.
Membuat Dokumen Microsoft word 2007
Untuk memulai membuat sebuah dokumen baru ada beberapa cara. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut.
Cara pertama:
a. Klik tombol office bottom
b. Pilih dan klik kiri icon ikon new , perhatikan tampilan berikut.
Submenu ikon kontrol
Gambar 5.20. Submenu ikon kontrol
Cara Kedua
Cara kedua adalah cara pembuatan dokumen melalui keyboard, adapun langkahnya sebagai berikut.
a. Tekan Ctrl dan tombol N pada keyboard secara bersamaan.
b. Setelah muncul tampilan lembar kerja Word 2007.
Lembar kerja Microsoft Word 2007
Gambar 5.21. Lembar kerja Microsoft Word 2007
Dalam lembar kerja tersebut, Anda dapat mengetikkan naskah yang Anda inginkan. Namun, sebelumnya perlu kita ketahui bahwa dalam mempelajari komputer kita harus lebih dahulu mengenal tombol-tombol keyboard sehingga diharapkan pada saat Anda melakukan pengetikan tidak lagi mencari-cari kegunaan maupun letak tuts. Anda dapat melihat ilustrasi fungsi-sungsi tombol tersebut pada tabel berikut.
Tabel 5.3. Tombol-tombol utama keyboard
No Tombol Kegunaan
1 Capslock Untuk membuat huruf kapital pada saat lampu indikatorCapslock menyala (On).
2 Shift Untuk membuat huruf kapital sementara pada saat lampu indikator Capslock (off) dan untuk membuat huruf kecil sementara pada saat lampu indikator Capslock (on).
3 Enter Untuk mebuat jarak antarbaris atau membuat awal paragraf/alenia baru.
4 Delete Untuk menghapus karakter/tulisan yang ada di sebelah kanan kursor.
5 Backspace Untuk menghapus karakter/tulisan yang ada di sebelah kiri kursor.
6 End Untuk menggerakkan kursor ke akhir baris
7 Home Untuk menggerakkan kursor ke awal baris
8 Page Up Untuk menggulung layar ke atas
9 Page Down Untuk menggulung layar ke bawah
10 NumLock Untuk mengaktifkan kode pada angka-angka yang ada di sisi sebelah kanan keyboard jika lampu indikator Numlock on.
2. Membuka Dokumen Microsoft word 2007 yang Sudah Ada
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat membuka dokumen Word yang telah tersimpan. Cara-cara tersebut antara lain sebagai berikut.
Cara pertama:
a. Klik tombol office bottom
b. Pilih dan klik kiri icon ikon open pada submenu ikon kontrol.
Cara kedua:
Cara kedua adalah cara pembuatan dokumen melalui keyboard adapun langkahnya adalah sebagai berikut.
Kotak dialog Open
Gambar 5.22. Kotak dialog Open untuk membuka file-file yang telah tersimpan
a. Tekan Ctrl dan tombol O pada keyboard secara bersamaan.
b. Selanjutnya, muncul tampilan kotak dialog open seperti berikut.
c. Langkah berikutnya adalah memilih dan mengklik tombol Look In, pilih dan klik folder yang Anda inginkan.
d. Isikan nama pada kolom File Name.
e. Klik tombol Open, maka dokumen yang Anda inginkan akan terbuka.
3. Bekerja dengan Dokumen
Setelah lembar kerja Ms. Word terbuka dan Anda telah mengenal tuts pada keyboard, barulah Anda dapat melakukan pengetikan dengan lancar. Anda dapat mengetik dokumen atau naskah yang dikehendaki. Kemungkinan pada saat Anda mengetik ada beberapa teks yang harus divariasi agar kelihatan baik, misalnya memberi efek tebal, cetak miring, dan lain-lain. Untuk itu semua langkah pemformatan harus didahului dengan pengeblokan supaya diketahui oleh komputer teks mana saja yang akan diberi efek tersebut.
Langkah pengeblokan teks adalah sebagai berikut.
a. Arahkan mouse pada awal teks yang akan diblok.
b. Tekan mouse kiri.
c. Gerakkan ke kanan (drag) sampai teks terakhir yang akan diberi format.
d. Pastikan bahwa teks sudah ada tanda blok hitam.
Cara pengeblokan dijelaskan lebih lanjut dalam tabel berikut.
Tabel 5.4. Cara-cara pengeblokan
Objek Pengeblokan Tindakan
Sebuah kata Klik ganda kata yang akan diblok.
Sebuah baris Klik area pilihan di sebelah kiri baris yang akan diblok.
Sebuah kalimat Klik sembarang tempat dalam kalimat tersebut sambil menahantombol Ctrl.
Sebuah paragraf Klik tiga kali pada sembarang tempat pada paragraf tersebut
Seluruh dokumen Tekan Ctrl dan Huruf A.
4. Menyimpan Dokumen Microsoft word 2007
Setelah selesai membuka sekaligus membuat dokumen, langkah berikutnya adalah menyimpannya ke dalam memori komputer sehingga Anda dapat membukanya kembali di lain waktu. Cara menyimpan dokumen adalah sebagai berikut.
a. Klik ikon office bottommenu kontrol.
b. Pilih dan klik kiri ikon ikon save as , pada submenu ikon kontrol untuk menyimpan file baru sekaligus memberi nama file.
c. Selain itu, bisa juga dengan cara kedua, yaitu klik ikon ikon save pada Quick Access Toolbar.
Quick Access Toolbar
Gambar 5.23. Ikon Save pada Quick Access Toolbar
d. Jika Anda menggunakan keyboard, tekan Ctrl + S, tunggu beberapa saat hingga muncul kotak dialog Save As seperti berikut ini.
Kotak dialog Save As
Gambar 5.24. Kotak dialog Save As
Petunjuk yang harus Anda perhatikan saat penyimpanan sebagai berikut.
1) Tentukanlah lokasi penyimpanan file dengan cara mengganti pilihan pada kotak Save in, secara standar adalah My Documents. Anda dapat menggantinya dengan folder Anda sendiri.
2) Ketikkan nama file pada kotak dialog File name.
3) Untuk menyimpannya tekan/klik tombol Save. Apabila Anda ingin membatalkan perintah penyimpanan tekan/klik tombol Cancel. Dokumen yang tersimpan secara otomatis akan menjadi sebuah file denganekstensi *.doc.

Penggunaan Kolom Pada Microsoft word 2007

Data pada tabel bisa terdiri dari angka dan teks, untuk itu Anda perlu memahami cara membaca kolom dan baris pada tabel untuk mempermudah menggunakan formula, yaitu setiap tabel yang dibuat pada Word.

Setiap kotak pada tabel akan menjadi sel seperti pada lembar kerja Excel, yang merupakan gabungan dari kolom (A, B, C, dst) dan baris (1,2, 3, dst).


Untuk kolom pertama (A) dan baris 1 disebut sel A1, kolom kedua (B) dan baris 2 disebut sel B2, dan seterusnya

Nah untuk penggunaan formula pada tabel di word tidak hanya terbatas pada penjumlahan (SUM), tetapi juga dapat mencari rata-rata (AVERAGE), nilai tertinggi (MAX), nilai terendah (MIN) dan lainnnya.

Contoh penggunaan fungsi Average, Max dan Min pada tabel di Word

Buat tabel seperti contoh berikut:


Lalu buat formula untuk isian Jumlah Nilai dengan rumus =SUM(LEFT), dengan meletakkan kursor di sel yang akan dijumlahkan lalu klik Layout dan pilih Formula


Untuk membuat Nilai Rata-rata (R2) menggunakan rumus =Average(C3:E3), dengan asumsi bahwa Ulangan harian 1 pada sel C3, ulangan harian 2 pada sel D3 dan ulangan harian 3 pada sel E3, danformula dibawahnya dengan rumus =Average(C4:E4) dan seterusnya.


Untuk membuat Nilai tertinggi (Max) dengan rumus =Max(C3:E3)


Untuk membuat Nilai terendah (Min) dengan rumus =Min(C3:E3)


Sehingga secara keseluruhanakan didapa tabel Wordyang memiliki Nilai dengan menggunakan formula

Penggunaan Header dan Footer pada Microsoft Word

Fungsi dari Header and Footer adalah untuk membuat cetakan/informasi di atas dokumen (Header) dan di bawah dokumen (Footer) yang ditampilkan terus menerus dalam satu dokumen. Cara menambahkan Header dan Footer adalah sebagai berikut :

1. Klik menu Insert lalu pilih Header (untuk membuat Header) dan Footer (untuk membuat footer) lalu pilih style Header atau Footer yang hendak digunakan.



2. Ketikkan Teks Header  atau Footer



3. Header atau Footer berhasil dibuat



Penggunaan Fungsi IF

vvFungsi IF merupakan fungsi logika, yang artinya suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar jika syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi. Secara umum rumus fungsi IF dalam Microsoft Excel adalah sebagai berikut :

IF(Logical_Test;Value_if_True;Value_if_false) atau

IF(Syarat;Hasil_Jika_Syarat_Terpenuhi;Hasil_Jika_Syarat_Tidak_Terpenuhi)

Perhatikan salah satu contoh kasus dibawah ini:

Terdapat daftar nilai siswa-siswi yang mempunyai keterangan lulus dan tidak lulus, dengan syarat jika nilai lebih kecil atau sama dengan 50 maka siswa dinyatakan “Tidak Lulus”.



Dari gambar diatas kita dapat menggunakan fungsi IF untuk memberikan hasil pada keterangan berdasarkan nilai yang didapat. Coba buat tabel seperti pada gambar diatas, dengan mengosongkan data keterangan karena akan diisi menggunakan rumus fungsi IF. Setelah selesai coba masukan rumus berikut ini pada sel D3.



=IF(C3<=50;”Tidak Lulus”;”Lulus”)

Kemudian tekan enter untuk melihat hasilnya, setelah terlihat hasilnya coba copy kan rumus tersebut untuk sel D4 sampai dengan D7.
Fungsi IF diatas adalah fungsi IF sederhana,  kita bisa menggabungkan beberapa fungsi ber
Untuk lebih jelasnya, langsung pada contoh Penerapan :

Pertama : Fungsi AND
Mari kita buat sebuah Tabel dengan kepala kolom ( Head Coloumn ) No, Nama, Nilai 1, Nilai 2 dan Ketentuan lihat gambar 1
pada cell E2 atau tepatnya di bawah Ketentuan ketikkan rumus seperti berikut :

=IF(AND(C2>=60,D2>=60),"LULUS","TIDAK LULUS")

artinya adalah :
jika pada Cell C2 dan D2 nilainya = 60 atau lebih, maka pada Kolom Ketentuan akan tampil Keterangan LULUS, namun Jika salah satu dari cell C2 dan D2 ada yang memiliki nilai di bawah 60, maka kolom Ketentuan akan berubah menjadi TIDAK LULUS
lihat contoh pada gambar 2

dari contoh diatas kita dapat menyimpulkan Bahwa dalam penggunaan Fungsi AND, semua Cell yang digunakan sebagai acuhan harus dalam kodisi Benar untuk mendapatkn nilai yang benar, jika salah satu acuhan ada yang memiliki nilai yang tidak sesuai dengan Ketentuan Rumus, maka hasilnya akan salah

Kedua : Fungsi OR
dari tabel yang telah kita Buat tadi, tambahkan satu kolom dengan Head Coloumn Keterangan lihat gambar 3
Ketikkan Rumus Berikut pada Cell F2 atau di bawah Keterangan :
=IF(OR(C2<60,D2<60),"REMIDI","SELESAI")

artinya :
jika salah satu dari cell yang digunakan sebagai Parameter ( C2 dan D2 ) ada Nilai yang kurang dari 60, maka akan muncul keterangan REMIDI, namun jika tidak cell parameter yang memiliki Nilai kurang dari 60, maka nilai ujian di aggap cukup ( SELESAI )
lihat gambar 4

dari contoh fungsi OR dapat kita ambil rangkuman bahwa untuk mendapatkan hasil yang benar, hanya di perlukan satu  cell dari parameter yang memiliki nilai Benar.

sekarang dapat anda coba untuk mengganti nilai-nilai yang ada pada cell C2 dan D2, perhatikan perubahan yang terjadi pada cell E2 da F2

Catatan : pada awal pembahasa ini di sebutkan bahwa parameter utuk fungsi ini ( AND dan OR ) bisa memiliki parameter lebih dari dua, artinya, cell yang di gunakan sebagai acuhan bisa bertambah.

Pembuatan Lembar Kerja Microsoft excel 2007

1. Klik Office Button > New.
Image
2. Pada Kotak Dialog yang muncul Pilih > Blank Workbook > Create.
Image
3. Untuk membuat workbook baru dari Templates, pilih pada bagian kelompok Templates, Klik Tombol Create.
Image
4. Pada windows yang muncul, letakkan kursor pada cell B2.
Image
Kemudian ketikkanlah data di bawah ini :
Image
Kemudian setelah selesai tampilannya sebagai berikut :
 Memulai Buat Dokumen

Pada sub bab ini, kita akan membuat dokumen sebagai contoh pengelolaan data sederhana. Dari contoh pengelolaan data sederhana kita akan belajar tentang cara pengetikan di excel, alignment, cara memformat huruf, cara memformat tabel dan cell, dan memanfaatkan fasilitas Autofill. Berikut contoh pengelolaan data yang pertama seperti pada Gambar 1.2.



Langkah-langkah membuat dokumen daftar unit kerja seperti pada Gambar 6.2 adalah sebagai berikut:
1. Buat Judul dan Sub Judul Laporan
# Arahkan kursor pada Cell A1 (Kolom A dan Baris 1), kemudian ketikkan tulisan “Daftar Unit Kerja”           pada Cell aktif tersebut.
# Kemudian ketikkan sub judul laporan pada Cell A3, A4, A5, D4 dan D5 seperti pada tampilan                    dibawah ini:


# Buat data tabel pada Laporan dengan memulai pengetikan pada A7 sampai F7 untuk judul tabel           dan A8, A9, B8, B9, dst untuk data pada tabel.


2. Penggunaan Cell
# Untuk membuat Judul Laporan letaknya di tengah-tengah tabel maka arahkan kursor ke A1                      kemudian select cell mulai A1 sampai F1. Kemudian klik tombol Merge Cell  agar judul                    laporan terletak ditengah-tengah tabel.

# Agar huruf pada judul laporan dan tabel tebal maka arahkan kursor pada cell kemudian klik tombol        Bold  atau dapat juga melakukan format font lainnya seperti underline atau italic .

3. Penggunaan AutoFill

Pada kolom No, KODE dan NAMA UNIT dapat digunakan Autofill agar lebih cepat dalam memasukkan data yang berulang. Fasilitas ini diaktifkan ketika kotak hitam kecil yang disebut fill handle digeser di atas cell-cell baru. Fill handle berada di ujung kanan bawah cell aktif atau range cell yang dipilih. Ketika menempatkan pointer cell di atas fill handle, pointer cell berubah menjadi tanda tambah, menunjukkan bahwa fasilitas AutoFill telah diaktifkan. Untuk membuat seri label, angka, atau tanggal, geserlah pointer di atas cell-cell yang ingin diisi dengan informasi, lalu lepaskan tekanan tombol mouse. Seperti sulap, muncullah sederetan nilai.



Pada Kolom NO dan KODE, Autofill digunakan untuk membuat seri number secara terurut sedangkan pada kolom Nama Unit digunakan untuk mengcopy data yang sama ke beberapa cell secara cepat. Selanjutnya lengkapi data tabel seperti pada Gambar 1.3.


Gambar 1.3.
4. Penggunaan format Tabel dan Cell
# Microsoft Excel menyediakan fasilitas format table dengan beberapa template seperti memberi              border, warna border, warna cell dan style font dengan klik tombol format table seperti ini ,              kemudia akan muncul pilihan style format tabel seperti berikut ini.

Gambar 1.4
# Kita juga dapat melakukan format tabel dan format cell sesuai selera kita atau tidak menggunakan template yang disediakan Microsoft Excel. Seperti contohnya pada Gambar 1.4. menggunakan format tabel dan cell sendiri dengan cara:
* Untuk membuat border pada tabel, blok tabel yang akan di beri border dalam hal ini mulai cell A7 sampai F15, kemudian klik panah pada tombol  dan pilih All Border seperti pada tampilan dibawah ini.

Cara Membuat Tabel Menggunakan Excel 2007

Tabel adalah sebuah set data di dalam suatu database. Untuk pembuatan tabel yang paling mudah adalah dengan menggunakan Microsoft Office Excel karena dengan menggunakan aplikasi ini meskipun kita bukan ahli dalam hitung-menghitung maka untuk pengisian data dalam suatu kolom bisa menggunakan suatu rumus dengan tool-tool yang sudah disediakan di aplikasi ini. Tapi dalam postingan kali ini saya cuma akan membagikan tips cara membuat tabel yang sederhana sekali untuk para pemula atau yang belum sama sekali mencoba aplikasi yang satu ini. Sekali lagi ini adalah suatu contoh yang sangat sederhana yaitu untuk membantu seseorang yang berambisi sekali untuk belajar Excel tapi ada satu kendala yaitu tidak tahu harus dimulai darimana. Setelah melakukan percobaan contoh ini diharapkan bisa mendongkrak lagi
keinginan untuk mendalami excel ini semakin tinggi. 

1. Pertama buka Microsoft Office Excel 2oo7
2. Buatlah isian tabel seperti ini


3. Sorot atau blok tabel yang akan diberi garis


4. Klik Home kemudian pilih Border


5. Setelah mengklik Border maka akan ada tampilan dari menu dropdown Boder tersebut, seperti gambar di bawah ini


6. Dari menu-menu yang tampil maka pilihlah All Borders. Maka akan seperti ini hasilnya


Sampai tahap ini maka pembuatan tabel pun selesai. Tapi ada kalanya dalam membuat sebuah tabel bagi seseorang yang belum terbiasa menggunakan Excel ini menemukan kesalahan dalam proses membuatnya. Kesalahannya misalkan membuat tabel dengan kolom yang kepanjangan atau ada baris yang tidak di inginkan. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut :

Jika ada suatu kolom yang kita tidak inginkan seperti gambar di atas maka sobat bisa menghapusnya dengan cara memblok atau menyorot kolom-kolom yang ingin kita hapus terlebih dahulu, seperti ini.

Setelah memblok kolom tersebut kemudian klik Home dan pilih Border (Lihat gambar untuk Point 4 di atas ! jika gambarnya kurang jelas kliklah gambar untuk memperbesar gambar).
Setelah mengklik Border maka akan ada tampilan pilihan menu-menu Borders maka pilihlah No Border


Cobalah beberapa menu dari pilihan Border tersebut untuk mengetahui kegunaannya masing-masing. Tapi dengan catatan bila ingin mencoba menu-menu dari border blok terlebih dulu kolom sebelum mencoba menu-menu Border tersebut. Selamat Mencoba